Wisata Kuliner Madiun Yang Enak Dan Lezat

14 September 2016
Comments 0
14 September 2016, Comments 0

Wisata Kuliner Madiun Yang Enak Dan Lezat – Berhubung restoran di Madiun kebanyakan hanya menyediakan satu jenis masakan saja, kali ini kami tidak akan me-review satu restoran saja. Di edisi kali ini, kami me-review restoran-restoran di kota Madiun yang terletak di propinsi Jawa Timur.

Kebanyakan restoran di Madiun sangat sederhana sekali dekorasinya, tetapi rasanya mantab dan untuk orang Jakarta atau Surabaya, harganya sangat murah sekali!

Mungkin anda tidak akan pernah mampir ke kota Madiun, tetapi jika anda mengunjungi kota ini, mungkin anda akan berpikir “Makan apa ya di Madiun?”

Wisata Kuliner Madiun

Saya mempunyai daftar makanan dan restoran yang wajib di kunjungi ketika sedang berada di kota Madiun. Di peringkat teratas daftar “Makan apa ya di Madiun?” adalah Nasi Pecel.

Nasi Pecel

Kalo ngobrol tentang kota Madiun, biasanya ga akan jauh-jauh dari kata Pecel. Hampir setiap kota di Jawa Timur bagian barat punya varian pecel yang sesuai dengan daerahnya masing-masing.

Nasi Pecel Madiun

Pecel di Madiun agak berbeda dari daerah lain karena dua elemen berikut:: Kembang Turi dan Lempeng. Di daerah lain, biasanya mereka menggunakan rempeyek untuk ‘kerupuk’ nya.

Nasi Pecel Madiun biasanya dihidangkan di atas pincuk (piring yang terbuat dari daun pisang) dan lebih sedap kalau dimakan langsung pake tangan!

Biasanya pecel dinikmati dengan lauk tambahan seperti empal dan jerohan (babat, usus atau paru). Beberapa depot nasi pecel juga menyediakan Nasi Rawon sebagai alternatif.

Jerohan dan Rawon

Depot nasi pecel dapat dijumpai hampir disetiap sudut kota Madiun. Beberapa depot yang terkenal terletak di Jalan Cokroaminoto dan menurut saya rasanya hampir sama semua. Meskipun favorit saya Pecel Bu Wiryo dan Pecel Pojok, kali ini kami mampir ke Depot Nasi Pecel 99 karena katanya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah makan disana.

Depot Nasi Pecel 99

Tahu Telor

Saya sudah menjadi ‘pelanggan tetap’ di restoran yang kedua ini. Kalau saya mengunjungi kota Madiun, saya selalu mampir di restoran ini. Menu utama restoran ini adalah Lontong Tahu Telor (atau kami biasa menyebutnya Tahu Panggung). Yang menarik dari restoran ini adalah bumbu kacangnya. Rasanya pas banget kalau dipadukan dengan tahu telor dan lontongnya!

Lontong Tahu Telor

Restoran ini terletak di Jalan Merbabu, Madiun. Sebelum ada iklan dan lain-lain, restoran ini terkenal dengan nama ‘Depot Tahu Telor’. Ternyata, sekarang mereka dikasih ‘merek’ Depot Rasa Tunggal.

Depot Rasa Tunggal Depot Rasa Tunggal

Dawet Suronatan

Terletak di jalan yang sama dengan Depot Tahu Telur diatas, Dawet Suronatan merupakan favorit saya sejak dahulu. Dawet mungkin lebih terkenal dengan sebutan ‘cendol’. Dawet suronatan mempunyai presentasi yang lumayan unik. Mereka disajikan didalam mangkuk yang lumayan kecil (saya biasanya habis lebih dari dua porsi kalo disana). Dawet suronatan juga memiliki komposisi yang lumayan unik. Selain cendol, mereka juga menggunakan bubur ketan hitam, bubur sumsum, dan tape sebagai campurannya. Saya biasanya memesan dawetnya tanpa tape, karena ga terlalu doyan.

Apalagi yang terdapat di Wisata Kuliner Madiun ini?

Ada beberapa restoran lain yang ‘wajib’ untuk dikunjungi, diantaranya Bakso Simo. Bakso Simo biasanya buka di malam hari, tetapi kali ini kami tidak sempet mampir.

Sate Ayam Ponorogo / Sate Ayam Ngepos

Sekitar 25 km arah selatan kota Madiun, ada sebuah kota bernama Ponorogo yang terkenal dengan Sate Ayamnya. Sate Ayam Ponorogo mungkin banyak terdapat di kota-kota besar di Indonesia, tetapi tentu saja rasanya tidak bisa mengalahkan aslinya!

Kami suka makan di Sate Ayam Ngepos karena di daerah ini terdapat banyak sekali warung-warung sate dan bisa milih yang sepi karena rasanya juga mirip. Tersedia beberapa pilihan sate, yaitu: sate kulit, jerohan, atau daging. Kalo ada waktu lebih, coba kunjungi kota Ponorogo!

Sate Ayam Ponorogo Pak Mesiran

Kota Madiun

Madiun adalah kota yang lumayan kecil dengan luas kurang dari 35 km2 dan penduduk yang hanya berjumlah 200 ribu. Madiun terletak 180 km di sebelah Barat kota Surabaya dan 180 km di sebelah Timur Laut kota Jogjakarta.

Ada catatan hitam di kota Madiun pada tahun 1948. Kota ini merupakan salah satu pusat pemberontakan PKI.

Sumber : allaboutfood.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This template supports the sidebar's widgets. Add one or use Full Width layout.